Benarkah Ada  Keterlibatan Oknum Pejabat Daerah dalam Razia Narkoba di Tempat Hiburan Malam

Benarkah Ada Keterlibatan Oknum Pejabat Daerah dalam Razia Narkoba di Tempat Hiburan Malam

Palas Sumut, mediamabespolri.com
22/03/2026

Palas, Sumatera Utara,mediamabespolri.com
22 Maret 2026
Sejumlah oknum yang diduga merupakan pejabat daerah di Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara, diamankan dalam kegiatan razia terpadu yang digelar aparat gabungan di salah satu tempat hiburan malam di Kota Medan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, razia tersebut dilaksanakan oleh tim gabungan dari kepolisian, TNI, dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara pada Minggu dini hari.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap para pengunjung di beberapa lokasi hiburan malam.

Dari hasil pemeriksaan awal, sejumlah pengunjung yang terjaring kemudian menjalani tes urine.

Beberapa di antaranya diduga menunjukkan hasil positif terhadap zat terlarang jenis amphetamine.

Seluruh individu yang terindikasi tersebut selanjutnya diserahkan kepada pihak BNNP Sumut untuk menjalani proses lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, total puluhan orang diamankan dalam razia tersebut dan saat ini masih dalam tahap pendalaman serta asesmen.

Proses ini dilakukan guna menentukan langkah penanganan selanjutnya, apakah berupa rehabilitasi atau proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, pihak BNNP Sumatera Utara menyampaikan bahwa seluruh individu yang terjaring masih menjalani tahapan asesmen.

Penentuan tindak lanjut akan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh oleh tim yang berwenang.

Terkait adanya dugaan keterlibatan oknum pejabat daerah, hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang memastikan identitas maupun status hukum yang bersangkutan.

Informasi yang beredar masih dalam tahap klarifikasi oleh pihak terkait.

Media ini mengedepankan asas praduga tak bersalah dan akan terus mengonfirmasi perkembangan informasi kepada pihak berwenang guna memastikan keakuratan data yang disampaikan kepada publik.

reporter Wahyu p Siregar
kabiro Palas