BAZNAS ENREKANG BERSAMA UNSUR PEMERINTAH DAN KOMUNITAS SALURKAN BANTUAN KEPADA 5 KK KORBAN KEBAKARAN DI BARAKA

Screenshot_20261104_111237_ChatGPT

BAZNAS ENREKANG BERSAMA UNSUR PEMERINTAH DAN KOMUNITAS SALURKAN BANTUAN KEPADA 5 KK KORBAN KEBAKARAN DI BARAKA

ENREKANG, 1 NOVEMBER 2026 // mediamabespolri.com

Kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang bersama sejumlah unsur pemerintah dan komunitas. Kali ini, bantuan kemanusiaan disalurkan kepada lima kepala keluarga (KK) korban kebakaran di Dusun Salongge, Desa Kendenan, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, Minggu (1/11/2026).

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap warga yang sedang menghadapi masa sulit akibat musibah kebakaran yang mengakibatkan kerugian dan berdampak pada kehidupan para korban.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Enrekang bersinergi dengan Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tim Penggerak PKK, serta komunitas BARAS. Kolaborasi lintas unsur ini menjadi wujud semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan dasar para korban, sekaligus meringankan beban keluarga yang terdampak setelah kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran.

BAZNAS: KORBAN TIDAK SENDIRI

BAZNAS Kabupaten Enrekang menegaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut bukan hanya sebatas pemberian materi, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada masyarakat yang sedang menghadapi cobaan.

Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan komunitas di tengah para korban diharapkan mampu memberikan semangat, menguatkan rasa kebersamaan, serta menumbuhkan harapan agar mereka dapat kembali bangkit dan menata kehidupan pascamusibah.

Sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan komunitas menjadi bagian penting dalam memperkuat respons kemanusiaan, khususnya ketika masyarakat menghadapi bencana yang membutuhkan penanganan bersama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kepedulian sosial dan semangat gotong royong terus terpelihara di Kabupaten Enrekang, sehingga warga yang tertimpa musibah tidak merasa sendirian dan tetap memiliki kekuatan untuk menghadapi masa depan.

Redaksi Yd
mediamabespolri.com