Banjir Berulang di Dusun Taban Grobogan, Warga Protes Minimnya Perhatian Pemerintah Desa

Grobogan | mediamabespolri.com
Kekecewaan mendalam meluap dari warga Dusun Taban, RT 01 RW 04, Desa Jenengan, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan. Emosi warga memuncak hingga melontarkan kata-kata keras sebagai bentuk protes atas minimnya perhatian dari pemerintah desa terhadap wilayah mereka.
Kemarahan tersebut bukan tanpa alasan. Setiap kali hujan turun, air dengan mudah meluap dan membanjiri rumah-rumah warga. Tak hanya permukiman, akses jalan utama dusun pun ikut terendam, melumpuhkan aktivitas masyarakat. Peristiwa banjir terakhir terjadi pada Sabtu malam, 4 Januari 2026.
Warga mengaku sudah terlalu lelah menghadapi kondisi ini. Menurut mereka, hingga kini pihak desa belum pernah memberikan solusi konkret maupun langkah nyata untuk mengatasi persoalan banjir yang terus berulang dari tahun ke tahun.
Lebih jauh, masyarakat Dusun Taban juga menilai adanya sikap pilih kasih. Beberapa dusun lain kerap mendapatkan sosialisasi dan perhatian, sementara Dusun Taban seolah luput dari prioritas pembangunan dan penanganan bencana.
Warga berharap pemerintah desa hingga pemerintah kabupaten Grobogan dapat bersikap adil dan turun tangan secara serius dalam menangani persoalan banjir ini. Mereka hanya ingin hidup dengan aman, tanpa rasa was-was setiap kali hujan turun.
Hingga berita ini ditayangkan, belum terlihat adanya respons atau kepedulian dari pihak terkait terhadap musibah yang terus menghantui warga Dusun Taban.
SM Joko






