4,5 Ton Pertalite Disita di Kubu Raya, Polisi Buru Jaringan Pemasok ke Hulu Kalbar

Screenshot_2026-11-04-19-34-48-43_99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817

Kubu Raya – Mediamabespolri.com, Polres Kubu Raya mengungkap dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite yang diduga akan dipasok ke wilayah hulu Kalimantan Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita 4,5 ton Pertalite, empat kendaraan, serta mengamankan dua orang yang diduga terlibat.

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima informasi masyarakat mengenai aktivitas sejumlah kendaraan yang dicurigai mengangkut BBM bersubsidi untuk didistribusikan ke wilayah hulu Kalbar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polres Kubu Raya melakukan penyelidikan hingga menemukan dan mengamankan kendaraan beserta barang bukti di sekitar Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Kasat Reskrim Polres Kubu Raya AKP Ambril mengatakan, pengungkapan itu berawal dari kecurigaan masyarakat terhadap aktivitas pengangkutan BBM bersubsidi yang diduga tidak sesuai peruntukannya.

“Anggota Polres Kubu Raya bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan kendaraan beserta sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan BBM bersubsidi,” kata Ambril saat konferensi pers, Selasa (3/11/2026).

Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita 4,5 ton Pertalite, satu unit mobil, dan tiga unit sepeda motor. Kendaraan roda dua itu diketahui telah dimodifikasi pada bagian tangki yang diduga digunakan untuk menunjang pengangkutan BBM.

Polisi juga mengamankan dua orang yang diduga terlibat. Keduanya bersama seluruh barang bukti telah dibawa ke Mapolres Kubu Raya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Ambril menegaskan, pihaknya akan terus menindak praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi. Sebab, distribusi BBM yang tidak sesuai ketentuan berpotensi merugikan masyarakat yang berhak mendapatkan bahan bakar tersebut.

Saat ini, penyidik masih mendalami kasus tersebut, termasuk menelusuri asal-usul Pertalite, pihak-pihak yang terlibat, serta tujuan pengangkutannya ke wilayah hulu Kalimantan Barat.

Polisi juga menyelidiki dugaan rencana penjualan BBM tersebut guna mengungkap pola distribusi dan kemungkinan adanya jaringan maupun pihak lain yang terlibat.

Red/Hasan

Sumber/Humas