POLRI HADIR, SATPOLAIR POLRES KAPUAS HULU INTENSIFKAN PATROLI CEGAH PENYETRUMAN DAN PERACUNAN IKAN

Kapuas HuluMediamabespolri.com Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kelestarian sumber daya perairan serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, personel Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Kapuas Hulu melaksanakan patroli perairan di sejumlah wilayah rawan terjadinya praktik penangkapan ikan secara ilegal.

Patroli tersebut difokuskan pada upaya pencegahan tindak pidana penangkapan ikan menggunakan alat setrum maupun bahan beracun (tuba), yang dapat merusak ekosistem sungai dan mengancam keberlangsungan habitat ikan di perairan Kabupaten Kapuas Hulu.

Selain melakukan pemantauan di sepanjang jalur perairan, personel Satpolair juga menyambangi masyarakat, nelayan, dan pengguna transportasi sungai untuk memberikan imbauan agar tidak melakukan penangkapan ikan dengan cara yang melanggar hukum.

Masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan perairan dengan menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas penyetruman maupun peracunan ikan.

Personil Sat polair Aiptu Budi mengatakan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif untuk menekan praktik illegal fishing yang dapat merusak ekosistem perairan dan mengurangi populasi ikan di masa mendatang.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menggunakan alat setrum maupun racun dalam menangkap ikan. Selain melanggar hukum, tindakan tersebut juga berdampak buruk terhadap kelestarian sumber daya ikan dan lingkungan perairan. Mari bersama-sama menjaga sungai sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat,” ujar Aiptu Budi.

Selama pelaksanaan patroli, situasi perairan terpantau aman dan kondusif. Personel tidak menemukan adanya aktivitas penyetruman maupun peracunan ikan. Kegiatan patroli dan penyampaian imbauan akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelestarian lingkungan perairan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk tidak melakukan praktik penangkapan ikan secara ilegal sehingga sumber daya perikanan di Kabupaten Kapuas Hulu tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Red/Endipriyono

Sumber/Humas