Kecelakaan Sering Berawal Pelanggaran Sepele, Kasatlantas Polres Jember : Kepatuhan Aturan Kunci Keselamatan
JEMBER, MEDIAMABESPOLRI.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember kembali mengingatkan masyarakat bahwa kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal seringkali bermula dari pelanggaran yang dianggap sepele. Hal ini disampaikan melalui kampanye keselamatan jalan raya bertajuk “Kecelakaan Berawal dari Pelanggaran Lalu Lintas: Pelanggaran Kecil Bisa Berakibat Fatal” yang digelar dalam rangkaian program Jogo Jatim.
Berdasarkan data dan pantauan di lapangan, sejumlah perilaku pengendara yang kerap menjadi pemicu utama terjadinya kecelakaan antara lain: berkendara dengan kecepatan berlebihan, menggunakan gawai saat menyetir, melanggar rambu lalu lintas dan tanda jalan, tidak menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, serta tidak mengenakan sabuk pengaman bagi pengendara mobil.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Jember, AKP Ade Andini, S.T.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa setiap pelanggaran, sekecil apa pun, membawa risiko yang dapat mengancam keselamatan jiwa sendiri maupun orang lain.
“Semakin tinggi kecepatan saat berkendara, semakin besar pula bahaya yang mengintai. Menggunakan ponsel saat menyetir membuat fokus terpecah dan mempertaruhkan nyawa. Mengabaikan rambu lalu lintas sama saja dengan menyepelekan aturan demi keselamatan. Tidak menggunakan helm atau sabuk pengaman juga meningkatkan risiko cedera fatal saat terjadi insiden,” tegas Kasatlantas.
Ia menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya bukanlah pilihan, melainkan keharusan dan tanggung jawab bersama. Pelanggaran aturan lalu lintas tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian yang tidak ternilai harganya bagi diri sendiri maupun keluarga.
“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk mematuhi setiap aturan yang berlaku. Mari kita biasakan disiplin sejak dari rumah, karena kepatuhan terhadap rambu dan tanda jalan adalah kunci utama agar kita selamat sampai tujuan,” tambahnya.
Pihak Satlantas Polres Jember berkomitmen untuk terus melakukan pendekatan persuasif, edukasi, serta penegakan hukum secara berimbang demi menekan angka kecelakaan dan menciptakan lingkungan jalan raya yang aman, tertib, dan manusiawi bagi seluruh masyarakat Kabupaten Jember.(rup/mmp-jbr)






