*Warga Apresiasi Program Serbuan Teritorial TNI 2026: Sinergi Humanis Mengatasi Kesulitan Rakyat di Poso*

*Warga Apresiasi Program Serbuan Teritorial TNI 2026: Sinergi Humanis Mengatasi Kesulitan Rakyat di Poso*

Poso, Sulteng Mediamabespolri.com// Program Serbuan Teritorial di Wilayah Kodam XXIII/PW tahun anggaran 2026 telah di buka di desa Leboni kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso pada tanggal (7/7/202)

Program Serbuan Teritorial pada dasarnya adalah metamorfosis dari Pembinaan Teritorial (Binter) dan Karya Bakti TNI yang digagas oleh Markas Besar TNI. Program ini merupakan strategi “menyerbu” berbagai permasalahan di masyarakat dengan solusi konkret, seperti pembangunan fasilitas umum, pelayanan kesehatan, dan penyuluhan untuk mempercepat kesejahteraan rakyat dan kemanunggalan TNI-Rakyat

Di wilayah Sulawesi Tengah, program ini secara spesifik dilaksanakan oleh Komando Daerah Militer XXIII/Palaka Wira (sebelumnya berada di bawah wilayah teritorial Kodam XIII/Merdeka) dan Korem 132/Tadulako. Pangdam XXIII/Palaka Wira saat ini adalah Mayor Jenderal TNI J. Binsar P. Sianipar.

Program yang kini sedang berlangsung di kecamatan Pamona Puselemba mendapat respon positif dari warga desa Tonusu, Dr Coni Modjanggo(08/07/2026)
Dalam keterangannya ia mengatakan
“kebijakan strategis Tentara Nasional Indonesia (TNI) di bawah kepemimpinan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto kembali menorehkan dampak nyata dalam pembangunan regional. Melalui Program “Serbuan Teritorial di Wilayah Kodam XXIII/PW TA. 2026” ujarnya

Menurut Anleg Poso Dr Coni Modjanggo akselerasi pembangunan dan penguatan kesejahteraan masyarakat kini dirasakan langsung oleh warga di Desa Tonusu, Leboni, dan Wera, wilayah Kodim 1307/Poso.

Program yang mengusung manifesto “Semangat Serbuan Teritorial TNI” ini dinilai bukan sekadar instrumen ketahanan nasional, melainkan manifestasi nyata dari doktrin kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran personel TNI di tengah masyarakat pedesaan mampu mengurai berbagai kendala sosio-ekonomi yang dihadapi oleh komunitas lokal, khususnya para petani.

Perwakilan pemuda dan masyarakat agraris di wilayah hilir Kodam XXIII/PW menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas dedikasi tanpa batas yang ditunjukkan oleh Panglima TNI beserta jajaran Kodam XXIII/PW dan Kodim 1307/Poso, ungkapnya.

Program ini membuktikan bahwa institusi militer mampu hadir sebagai katalisator solusi bagi problematik kesejahteraan struktural di daerah.”Kami, sebagai representasi anak-anak petani di wilayah ini, melihat bahwa program Binter (Pembinaan Teritorial) telah menyentuh aspek fundamental kebutuhan hidup rakyat.

Kami sangat berharap eskalasi kegiatan Binter TNI dapat terus ditingkatkan secara masif, konsisten, dan berkelanjutan,” ujar salah satu perwakilan pemuda desa.Harapan besar kini disematkan agar pendekatan humanis berorientasi solusi ini terus dipertahankan. Implementasi Binter yang masif di masa depan diharapkan mampu memperkokoh ketahanan pangan, mempercepat pemerataan pembangunan, serta menjadi pilar utama dalam membantu mengatasi kesulitan empiris rakyat Indonesia secara komprehensif, khususnya di wilayah Kodam XXIII/PW, tutupnya.

Redaksi Biro Investigasi Nasional
Obeth Kapita