*Polsek Pamona Timur Sosialisasi Cegah Bullying Dan Disiplin Lalulintas di SD Kristen GKST Poleganyara*

*Polsek Pamona Timur Sosialisasi Cegah Bullying Dan Disiplin Lalulintas di SD Kristen GKST Poleganyara*

Pamona Timur, Poso Sulteng. Mediamabespolri.com// Kanit Binmas Aiptu Felix Polsek Pamona Timur bersama Bhabinkamtibmas Desa Poleganyara Brigpol Yapson melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan perundungan (bullying) dan tertib berlalu lintas di SD Kristen GKST Poleganyara, desa Poleganyara kecamatan Pamona TimurJumat (12/6/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WITA ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, para guru, serta sekitar 100 siswa-siswi.

Dalam sosialisasinya, personel Polri memberikan pemahaman mendalam mengenai dampak negatif bullying bagi korban maupun pelaku. Siswa diajak untuk saling menghormati dan berani melapor kepada guru atau orang tua jika mengalami atau menyaksikan tindakan perundungan di lingkungan sekolah. Selain itu, disampaikan pula edukasi tentang keselamatan berlalu lintas, termasuk pentingnya mematuhi rambu-rambu, penggunaan helm saat berkendara, serta kehati-hatian saat menyeberang jalan guna mencegah kecelakaan yang melibatkan anak-anak.

Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias tinggi dan aktif dalam sesi tanya jawab. Kegiatan berakhir pada pukul 11.00 WITA dalam keadaan aman dan lancar. Langkah preventif ini dinilai strategis untuk membangun karakter disiplin dan kesadaran hukum sejak usia dini, sekaligus meminimalisir potensi gangguan kamtibmas di lingkungan pendidikan serta menekan risiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar.

Iptu Risman A. M., S.H., Kapolsek Pamona Timur dalam. Pernyataannya
“Sosialisasi pencegahan bullying dan tertib berlalu lintas di SD Kristen GKST Poleganyara hari ini merupakan wujud komitmen kami dalam melindungi generasi muda sejak dini. Membangun karakter disiplin dan kesadaran hukum tidak bisa menunggu dewasa, melainkan harus ditanamkan sejak bangku sekolah dasar.

“Kami mengajak pihak sekolah, guru, dan orang tua untuk bersinergi secara berkelanjutan dalam mengawasi, membina, dan mendidik anak-anak kita agar tumbuh menjadi pribadi yang saling menghargai, taat aturan, dan selamat dalam beraktivitas. Keamanan dan masa depan anak-anak adalah tanggung jawab kita bersama” pungkasnya. (H-hpp)

Redaksi Biro Investigasi Nasional
Obeth Kapita