Petugas Satlantas Polresta Banyuwangi Memeriksa Kondisi Kendaraan yang Terlibat Kecelakaan Beruntun
Banyuwangi mediamabespolri.com – Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Gatot Subroto tepatnya di depan Hotel Ketapang Indah, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Peristiwa kecelakaan beruntun itu terjadi pada Sabtu 16 Mei 2026 sekitar pukul 15:55 WIB.
Insiden tersebut melibatkan Mobil Toyota Kijang Innova bernomor polisi P 1536 YK, Mobil Honda Freed bernomor polisi P 1844 WM, Truk Toyota Towing bernomor polisi DK 8242 GI, serta Truk Fuso Mitsubishi bernomor polisi P 8305 VN bermuatan sapi.
Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfian, bahwa kecelakaan bermula saat Mobil Toyota Kijang Innova yang dikemudikan pria berinisial SAS (64), warga Kelurahan Tukangkayu, melaju dari arah selatan ke utara.
“Mobil itu pun hendak berbelok ke kanan,” katanya pada Sabtu 16 Mei 2026.
Di belakang kendaraan tersebut melaju Mobil Honda Freed yang dikemudikan IFR (38), warga Kelurahan Kebalenan.
Mengetahui kendaraan di depannya akan berbelok, pengemudi Honda Freed kemudian menghentikan laju kendaraan.
Tidak lama kemudian, Truk Toyota Towing yang dikemudikan MB (57), warga Kota Madiun, juga ikut berhenti di belakang Honda Freed.
Namun dari arah belakang melaju Truk Fuso Mitsubishi bermuatan sapi yang dikemudikan MYI (24), warga Sumberrejo, Banyuwangi.
Diduga karena jarak yang terlalu dekat, sopir truk fuso tidak dapat mengendalikan kendaraan sehingga menabrak bagian belakang Truk Toyota Towing.
“Benturan tersebut membuat kendaraan towing terdorong ke depan dan menabrak Honda Freed, lalu Honda Freed kembali terdorong hingga menabrak Toyota Kijang Innova di depannya,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi truk fuso, MYI, mengalami luka lecet pada lutut dan nyeri.
Korban sempat mendapatkan penanganan di Klinik Anugrah dan tidak menjalani rawat inap.
Sementara seluruh pengemudi dan penumpang kendaraan lainnya dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan penanganan, pendataan kendaraan, serta mengatur arus lalu lintas di jalur nasional tersebut agar tetap lancar.
Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat dalam kecelakaan tersebut.
“Namun kerugian material akibat insiden itu diperkirakan mencapai sekitar Rp 50 juta,” pungkasnya.
(andoyo)






