Perusahaan EMP Tonga Kunjungi Desa Bina Tani Di Desa Sayur Matua

Perusahaan EMP Tonga Kunjungi Desa Bina Tani Di Desa Sayur Matua

mediamabespolri.com
sayur matua Palas Sumut
07/04/2026

Desa Wisata Pertanian Bertekhnologi Desa Sayur matua Kecamatan Aek Nabara Barumun Kabupaten Palas terima kunjungan pihak manajemen perusahaan Energi Mega Perkasa (EMP) Tonga, Selasa (7/4/2026).Wahyu p Siregar mediamabespolri.com

Desa wisata pertanian bertekhnologi (Dewi Tani) Desa Sayurmatua Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padanglawas (Palas) terima kunjungan pihak manajemen perusahaan Energi Mega Perkasa (EMP) Tonga, Selasa (7/4).

Kepala Desa Sayur matua Kecamatan Aek Nabara Barumun, H.A Lawali SH MH, kepada mediamabespolri.com menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepedulian perusahaan EMP Tonga dalam pemberdayaan masyarakat.

Kata Lawali, sejak tahun 2020 ia dilantik sebagai kepala desa langsung memulai membangun desa wisata untuk mendukung pemberdayaan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Apalagi dengan adanya dukungan pendampingan dari USU, dalam rangka program pengabdian masyarakat, dengan mensosialisasikan kampus merdeka dan merdeka belajar.

Dan kemudian berlanjut dengan pendampingan dalam membangun Desa wisata pertanian bertekhnologi (Dewi Tani) ditambah dengan dukungan perusahaan EMP Tonga.

Maka mulai tahun 2023 akhir mendapat pendampingan dan kerjasama dengan PT EMP Tonga dalam hal pengembangan pengelolaan mina padi, pengolahan pupuk kompos dan budi daya ikan air tawar, serta budidaya tanaman holtikultura juga pembinaan UMKM.

Selain itu ada juga kebun desa yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), selain desa wisata dengan pengembangan mina padi. Sehingga pendapatan asli desa Sayurmatua setiap
tahun bisa surplus.

M Hanshardi, Media Relation EMP Tonga bersama Fenly Forike dan Hafied Awaluddin menegaskan bahwa sekalipun produksi perusahaan EMP Tonga masih kecil, tetapi tetap berusaha memberi perhatian kepada masyarakat sekitar.

Dimana perusahaan ikut dalam
Pelibatan dan pemberdayaan masyarakat (PPM), baik di bidang sosial dan  kesehatan masyarakat serta pemberdayaan ekonomi.

Seperti pengembangan pengelolaan mina padi, pengolahan pupuk kompos dan budi daya ikan air tawar, serta budidaya tanaman holtikultura juga pembinaan UMKM, termasuk pembuatan mnisan balakka, dodol khas Padang Lawas, dan pembuatan kue sapit pulut kuning.

Sehingga kehadiran perusahaan memiliki multiplayer efek, baik bagi masyarakat sekitar, tenaga kerja, pendor, pajak, juga bagi hasil bagi daerah kabupaten Padanglawas.

reporter Wahyu p Siregar