Diduga Lalai Supir Taxi Blue Bluebird Group Serepet Anak Hingga Pendarahan Di Mulut

 

Lombok Barat, 21.03.2026mediamabespolri.com// Diduga lalai dalam berkendara oknum supir taxi bluebird group menyerepet anak yang ingin berziarah kubur di desa kediri kabupaten lombok barat waktu kejadian tersebut kurang lebih pukul 09.24 wita, saat warga masyarakat lagi rame ramenya berziarah kubur.

 

Kronologinya bermula saat anak bernama wafir ingin menyebrang bersama orang tuanya Pandi yang merupakan Kabiro Media Mabes Popri Kab. Lombok Barat.

 

Terlihat dari kejauahan mobil taxi dengan plat Dr 1959 AR melaju dalam kecepatan normal, dari kejauhan pandi ayah korban sudah berupaya menyetop kendaran-kendaraan yang lewat dari arah timur ke barat dengan membentangkan tangan dan melambai lambaikan guna memberikan kesempatan untuk pejalan kak menyebrang jalan dengan aman. Namun terlihat taxi tersebut belum ada tanda tanda memelankan kendaraannya, hingga mengakibatkan menyerepet korbannya yaitu anak nernama Wafir berusia kurang lebih 8 tahun dan mengalami penyakit Hemofilia.

 

Oleh karna itu ayah korban mengejar pelaku dan memberhentikannya guna dimintakan pertanggungjawaban.

Didalam Taksi terlihat pelaku sedang membawa penumpang yang terlihat dari seragam yang dipakai adalah merupakan siswa Akmil.

 

Untuk meminta pertanggungjawabnnya pandi meminta KTP pelaku namun beliau enggan memberikan, oleh sebab itu pandi lansung ke polsek kediri untuk mengadukan kejadian tersebut, dengan adanya aduan tersebut dua petugas kepolisian polsek kediri lansung menuju ke TKP untuk mengecek kejadian.

 

Karna pandi harus segera membawa anaknya ke IGD akhirnya atas permintaa polisi tersangka memberika KTP nya dan bertukar nomor HP guna penyelesaian permasalan kedepannya.

 

Namun ketika pandi menghubungi pelaku untuk mediasi, pelaku menjawab hal tersebut sudah di laporkan ke polsek dan saya di suruh hubungi polsek kediri, oleh sebeb itu pandi pansung ke polsek kediri mempertanyakan laporan tersebut. Disana disampaikan oleh pihak polsek tersangka didampingi ajudan dari penumpang tadi sudah ke polsek guna pengaduan bukan pelaporan, dan nanti sore akan diadakan mediasi terlebih dahulu.

Jurnalis. Afandi kabiro lombok barat.