Semarak Malam Takbiran di Mushola Nurul Falah, Warga Jayanti Tunjukkan Kekompakan dan Kebersamaan
www.mediamabespolri.com
Kabupaten Tangerang, Banten – Suasana malam takbiran di Mushola Nurul Falah, tepatnya di Gang Famili Sakato, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, berlangsung meriah dan penuh khidmat pada Sabtu malam, 20 Maret 2026 pukul 22.00 WIB.
Kegiatan takbiran ini melibatkan segenap masyarakat, khususnya warga RT 16 RW 06 dan RT 09 RW 06, yang dengan penuh antusias turut serta mengumandangkan takbir menyambut Hari Raya Idulfitri.
Kekompakan terlihat jelas dari peran aktif para remaja, pemuda, hingga tokoh masyarakat yang bahu-membahu menyukseskan acara tersebut.
Dengan iringan alat musik sederhana berupa bedug dan dramben, suasana takbiran terasa semakin hidup. Dentuman ritmis yang dimainkan oleh para pemuda, di antaranya yang dikenal sebagai Bang Wanda atau Chidet, mampu membangkitkan semangat kebersamaan warga yang hadir.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh agama dan tokoh pemuda setempat, seperti Ustad Andi, Ustad Didi/Kumis, Ustad Didi (Aloy), serta Ustad Ebi (Junaedi), yang turut memberikan nuansa religius dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran mereka menjadi penguat nilai spiritual sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Lantunan takbir “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Walillahilhamd” menggema sepanjang kegiatan, menjadi ungkapan rasa syukur setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, namun juga menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan di tengah masyarakat. Warga berharap, kekompakan yang terjalin di malam takbiran ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, doa juga dipanjatkan untuk para almarhum orang tua dan keluarga yang telah mendahului, agar diampuni segala dosa-dosanya dan diterima di sisi Allah SWT.
Dengan penuh kebersamaan dan semangat gotong royong, masyarakat Mushola Nurul Falah menunjukkan bahwa nilai-nilai kebersamaan dan religiusitas tetap hidup dan terjaga di tengah lingkungan mereka. Malam takbiran pun menjadi momen yang tak hanya meriah, tetapi juga sarat makna dan harapan.
Editor.”( Ahmad.S.A. )






