Kasus 303 Di Duga Tak Pernah Tersentuh Di Kecamatan Barumun Tengah.
Kasus 303 Di Duga Tak Pernah Tersentuh Di Kecamatan Barumun Tengah.

Barumun Tengah Palas Sumut mediamabespolri.com
01/03/2026
Dari pantauan awak media kabiro MMP kabupaten Padang lawas Minggu.
Di bulan ramadhan yang suci ini,kasus 303 terus dan bahkan makin ramai di beberapa titik di kecamatan barumun Tengah kabupaten Padang lawas,dimana kita jumpai warung yang di bilang warung ramadhan,sudah pasti disitu ramai bermain judi kartu,domino dan judi online.
Kabiro MMP yang keliling di kecamatan x barteng meliputi lima kecamatan,kasus 303 ini sudah menjamur dan meraja lela,apa lagi kurang lebih hampir empat tahun,di duga memang kasus 303 ini gak pernah tersentuh di kecamatan barumun Tengah
Dan menurut keterangan beberapa masyrakat di kecamatan barumun Tengah,dugaan kasus ini memang gak pernah tersentuh,jadi kami masyrakat merasa ber tanya tanya,apa memang kasus 303 ini gak salah di mata hukum.
Jadi disini kami masyrakat sangat meminta kepada aparat penegak hukum(APH)kawasan hukum polres Padang lawas untuk segera turun untuk memberantas kasus ini di kecamatan barumun Tengah
Di tambah lagi tempat jihad maksiat yang terus beroperasi siang malam di beberapa titik di kecamatan x barumun tengah
Jadi kami masyrakat meminta sangat kepada pemkab Padang lawas,ketua majelis ulama Indonesia kabupaten Padang lawas serta aparat penegak hukum untuk segera menutup tempat tempat jihad maksiat yang masih buka.
Di tambah lagi jualan jualan miras yang berada di dalam kampung,itu Sanga mengganggu bagi orang yang melaksanakan shalat taraweh serta bagi bagi orang melaksanakan tadarus Alquran di malam hari
Jadi kabiro MMP Padang lawas membenarkan tentang apa yang di informasikan beberapa masyrakat
Dan itu memang terbukti kabiro MMP yang langsung melihat beberapa tempat masih buka,dan kasus 303 sudah menjamur dan merajalela di kecamatan barumun Tengah.
Dan beberapa masyarakat dan kabiro MMP Padang lawas meminta sangat kepada aparat penegak hukum untuk berantas kasus 303 dan menutup tempat jihad maksiat yang masih buka.
Reporter Wahyu p Siregar
Kabiro Palas






