TUJUH BUKIT BERKAH DAN TANTANGAN EMAS DI PERUT BUMI DI PASANGGARAN BANYUWANGI
Banyuwangi – Keberadaan deposit emas dan tembaga di kawasan Tujuh Bukit, Pesanggaran, Banyuwangi, yang dikelola oleh PT Bumi Suksesindo (PT BSI), anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), merupakan isu kompleks yang menghadirkan manfaat besar sekaligus risiko serius.
<span;>Proyek pertambangan yang telah beroperasi sejak 2012 ini selalu menjadi sorotan.
Pertambangan Tujuh Bukit telah menjelma menjadi motor penggerak ekonomi utama, membawa dampak positif yang signifikan bagi Kabupaten Banyuwangi dan Jawa Timur.
Lapangan Kerja Lokal:
Ribuan warga lokal terserap sebagai tenaga kerja, baik secara langsung di area tambang maupun melalui sektor-sektor pendukung. Ini membantu menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan keluarga di wilayah Pesanggaran dan sekitarnya.
Kontribusi Pajak dan Devisa Negara:
Sebagai salah satu produsen emas dan tembaga utama, PT BSI menyumbang besar terhadap pendapatan negara dan daerah melalui royalti, pajak, serta devisa dari ekspor. Dana ini dapat digunakan oleh pemerintah untuk pembangunan infrastruktur dan layanan publik.
Perusahaan aktif menjalankan program CSR di bidang pendidikan (beasiswa), kesehatan (pembangunan fasilitas), dan pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bagi masyarakat. Hal ini menciptakan kemandirian ekonomi yang tidak bergantung sepenuhnya pada sektor tambang.
Operasi tambang skala besar ini membawa teknologi pertambangan modern dan menuntut keahlian tinggi, yang secara tidak langsung meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal melalui pelatihan dan sertifikasi.
Penambangan terbuka memerlukan pembukaan lahan yang masif. Hal ini menyebabkan perubahan drastis pada lanskap, hilangnya vegetasi hutan, dan mengancam habitat flora dan fauna endemik. Meskipun ada upaya reklamasi, pemulihan ekosistem asli memakan waktu puluhan tahun.
Penambangan emas Tujuh Bukit adalah pedang bermata dua. Sementara membawa kekayaan dan kemajuan bagi masyarakat Banyuwangi, operasionalnya menuntut pengawasan ketat dan komitmen abadi terhadap perlindungan lingkungan agar manfaat ekonomi tidak mengorbankan kelestarian alam untuk generasi mendatang.
( Redaksi Pewarta Suroso )






