Puluhan Milyar Proyek Normalisasi sungai. WRC – PANRI Unit Kota Prabumulih Siap Pertanyakan

Prabumulih (Sumsel)

mediamabespolri.com

 

16 Juni 2025,” Milyaran Anggaran proyek Normalisasi Sungai, Jadi Sorotan Lembaga Watch Relation Off Corruption WRC-PANRI kota Prabumulih,pasalnya pengerjaan terhadap proyek milyaran rupiah itu terkesan asal jadi.

Perencanaan dan pengawasan dari dinas terkait (PUPR) menjadi pertanyaan besar, proyek yang dikerjakan pada tahun 2024 lalu yang anggarannya tidak main main sempat menjadi perbincangan ,

 

beberapa foto maupun vidio dari pengerjaan proyek tersebut akan dipertanyakan oleh WRC kepada Dinas PUPR maupun Inspektorat selaku Instansi yang mengawasi bahkan menindak apabila ditemukan hal hal yang bermasalah,

Sementara itu, Pebrianto selaku ketua Unit WRC-PANRI kota Prabumulih mengatakan”sebagai kontrol sosial selama masa pengerjaan proyek Normalisasi tersebut selalu kita pantau”

 

“Hingga kemarin terdapat beberapa titik sungai yang erosi, maka kami WRC kota Prabumulih menduga pengerjaan proyek Normalisasi tersebut tidak sesuai dengan Anggaran yang ada.

 

Menurut, Febri, sejatinya Normalisasi sungai itu adalah proses perbaikan dan pengelolaan sungai untuk mengembalikan fungsi alaminya, meningkatkan kualitas air, dan mengurangi risiko banjir. Tujuannya adalah untuk:

 

1. Meningkatkan kapasitas aliran air

2. Mengurangi sedimentasi dan erosi

3. Memperbaiki kualitas air

4. Mengurangi risiko banjir

 

Normalisasi sungai dapat melibatkan kegiatan seperti:

 

1. Pengerukan sedimen

2. Pembuatan tanggul

3. Penanaman vegetasi riparian

4. Pengelolaan limbah

 

Dengan normalisasi sungai, diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan, mengurangi risiko bencana, dan meningkatkan manfaat sungai bagi masyarakat”Tutup Pebrianto.

 

 

 

( Red)