43 Desa Siap Tempur! Kapolres Cup 2026 Jadi Panggung Voli Terbesar di Lombok Utara

Lombok Utara NTB ll mediamabespolri.com//Atmosfer olahraga di Kabupaten Lombok Utara (KLU) dipastikan bakal memanas dalam waktu dekat. Sebanyak 43 Desa se-KLU dipastikan siap menurunkan tim-tim voli terbaiknya untuk saling sikut dalam ajang bergengsi Open Turnamen Bola Volly Kapolres Cup 2026.

Turnamen yang digelar oleh Polres Lombok Utara Polda NTB, ini bukan sekadar kompetisi biasa. Acara ini diselenggarakan dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus menjadi ajang pembuktian gengsi antar-desa serta instansi vertikal di Lombok Utara.

Kepastian ini didapat setelah digelarnya rapat koordinasi besar di Aula Kantor Desa Tanjung pada Selasa (26/05/2026) siang, yang dihadiri oleh seluruh elemen penting mulai dari Polres KLU, TNI, Brimob, Satpol-PP, Asosiasi Kepala Desa (AKAD), hingga pengurus PBVSI KLU.

Total 49 Tim, Diperbolehkan Pakai Pemain Luar (Sistem BON)!
Turnamen yang direncanakan kick-off pada 5 Juni 2026 ini dipastikan berjalan super sengit. Menggunakan sistem gugur, setiap tim tidak punya kesempatan kedua untuk melakukan kesalahan. Sekali kalah, langsung angkat koper!

Menariknya, panitia memberlakukan regulasi yang dijamin bakal mendongkrak kualitas pertandingan.
“Setiap tim diperbolehkan membawa maksimal 3 pemain BON (pemain luar dari luar KLU),”.

Langkah ini diyakini bakal menyajikan tontonan kelas tinggi karena desa-desa berpotensi mendatangkan “bintang tamu” atau pemain profesional untuk memperkuat skuad mereka. Selain 43 tim Desa, 6 tim tangguh dari instansi seperti Polres KLU, Gabungan Polsek, Brimob, TNI, Satpol-PP, dan PBVSI KLU juga siap menjajal kerasnya kompetisi ini.

Ketua PBVSI KLU, Artadi, S.Sos., menyambut baik inisiatif luar biasa dari Polres KLU ini. Menurutnya, ini adalah momentum emas untuk membangkitkan kembali gairah olahraga bola voli yang sempat meredup di Lombok Utara.

“Kami sangat mengapresiasi Bapak Kapolres. Ini bukan cuma soal kompetisi, tapi wadah mencari bibit atlet potensial. Target kami ke depan, setiap kecamatan dan sekolah di KLU harus punya lapangan voli yang representatif agar kita bisa melahirkan pemain yang mampu menembus level Provinsi hingga Nasional,” ujar Artadi optimis.

Senada dengan hal tersebut, Ketua AKAD KLU, Budiawan, S.H., menegaskan seluruh kepala Desa siap totalitas mensukseskan acara ini. “Kapolres Cup pertama yang digelar di Polres KLU. Kami siap berkolaborasi menjaga sportivitas dan kamtibmas,” tegasnya.

Karena seluruh pertandingan akan dipusatkan di Lapangan Bola Volly Mapolres Lombok Utara, Ketua Panitia yang juga Kasat Intelkam Polres KLU, AKP Mutawalli, S.T., M.M., memberikan imbauan penting bagi para suporter yang akan datang langsung.

“Kami meminta bantuan para Kepala Desa untuk mengedukasi warga dan suporternya. Karena pertandingan diadakan didalam lingkungan Mako Polres, seluruh penonton wajib mematuhi aturan keamanan, salah satunya wajib menggunakan helm saat memasuki area Polres,”ujar AKP Mutawalli.

Puncak dari turnamen ini dipastikan bakal sangat prestisius. Pasalnya, prosesi penyerahan piala dan hadiah bagi para juara akan diintegrasikan langsung dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Lapangan Polres Lombok Utara.

Siapakah Desa yang akan keluar sebagai penguasa voli tertinggi di Bumi Tioq Tata Tunaq? Sediakan atribut dukunganmu, dan saksikan perjuangan tim desamu mulai 5 Juni mendatang!.

Red :sabanom NTB
Sumber:humas polres lombok Utara