Hari Terakhir Operasi Patuh Salawaku, Polda Maluku Tegakkan Disiplin Berlalu Lintas dan Bagikan Helm Gratis

Screenshot_2026-11-08-17-58-29-71_99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817

Ambon Maluku, Mediamabespolri.com – Polda Maluku mengakhiri pelaksanaan Operasi Patuh Salawaku 2026 dengan mengedepankan penegakan hukum, edukasi, dan kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan. Pada hari ke-14 sekaligus hari terakhir operasi, Minggu (8/11/2026), petugas memberikan 37 teguran lisan dan menindak tiga pengendara sepeda motor melalui tilang dalam kegiatan yang berlangsung di Jalan Slamet Riyadi, Kota Ambon.

Tidak hanya melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, personel gabungan dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas), Bidang Humas, dan Bidang Propam Polda Maluku juga membagikan helm standar kepada pengendara sepeda motor yang membawa penumpang tanpa menggunakan helm. Langkah ini menjadi bentuk kepedulian Polri dalam meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mengurangi risiko fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas.

Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 hingga 15.00 WIT tersebut menyasar pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan berlalu lintas. Petugas melaksanakan pengaturan arus kendaraan, memberikan teguran kepada pelanggar, serta melakukan penindakan sesuai dengan jenis pelanggaran yang ditemukan di lapangan.

Adapun tiga pengendara sepeda motor yang dikenakan tilang diketahui melakukan pelanggaran, antara lain tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) dan dokumen kendaraan, tidak menggunakan helm saat berkendara, menggunakan kendaraan tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), serta berboncengan lebih dari dua orang tanpa menggunakan helm.

Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi mengatakan, pelaksanaan Operasi Patuh Salawaku merupakan bagian dari komitmen Polri untuk membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa keselamatan di jalan raya merupakan kebutuhan dan tanggung jawab bersama.

“Operasi Patuh tidak semata-mata berorientasi pada penindakan terhadap pelanggaran, tetapi juga mengedepankan edukasi dan upaya membangun kesadaran masyarakat. Kami ingin setiap pengendara memahami bahwa mematuhi aturan lalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, melainkan untuk melindungi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar Rositah.

Ia menjelaskan, pembagian helm kepada pengendara yang membawa penumpang tanpa pelindung kepala merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis kepolisian. Helm bukan sekadar kelengkapan berkendara untuk memenuhi aturan, tetapi merupakan perlindungan penting yang dapat mengurangi risiko cedera serius ketika terjadi kecelakaan.

Menurutnya, kesadaran menggunakan helm, melengkapi dokumen kendaraan, memiliki SIM, serta mematuhi ketentuan berkendara harus menjadi kebiasaan yang tumbuh dari kesadaran masyarakat, bukan semata-mata karena adanya pengawasan petugas.

“Keselamatan berlalu lintas harus dimulai dari diri sendiri. Kami mengimbau seluruh masyarakat agar selalu menggunakan helm berstandar, memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Jangan menunggu terjadi kecelakaan baru menyadari pentingnya keselamatan,” tegas Kabidhumas.

Polda Maluku juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan berakhirnya Operasi Patuh Salawaku sebagai momentum memperkuat budaya disiplin dan kepatuhan berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari.

Sebab, keberhasilan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) tidak hanya ditentukan oleh kehadiran aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan kesadaran, kedisiplinan, dan partisipasi aktif seluruh pengguna jalan.

Pelaksanaan hari terakhir Operasi Patuh Salawaku 2026 di Jalan Slamet Riyadi tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Melalui kegiatan ini, Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat, sekaligus mewujudkan budaya berlalu lintas yang tertib dan berkeselamatan di wilayah Maluku.

Pewarta : Aas

Editor : Aas

Sumber : Humas Polda Maluku