Polda Maluku Dorong Penguatan Pranata Adat, Deteksi Dini Konflik, dan Solidaritas Orang Basudara Untuk Membangun Maluku Yang Aman dan Sejahtera

Screenshot_2026-11-07-18-37-29-29_99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817

Ambon Maluku, Mediamabespolri.com – Kapolda Maluku Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., menyiapkan pengembangan konsep Baileo Emarina sebagai Rumah Damai, yakni ruang komunikasi, musyawarah, dan penyelesaian persoalan sosial berbasis kearifan lokal untuk memperkuat pencegahan konflik serta membangun pola pemolisian yang lebih dekat dengan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kapolda saat memimpin Diskusi Kamtibmas bersama Wakapolda, pejabat utama, dan personel Polda Maluku di Aula Basudara Manise Lantai V Mapolda Maluku, Jumat (6/11/2026).

> “Maluku memiliki kekayaan adat, budaya, dan nilai persaudaraan yang luar biasa. Semua itu harus kita pahami dan hidupkan sebagai kekuatan untuk menjaga kedamaian. Tugas Polri bukan hanya menyelesaikan persoalan ketika konflik terjadi, tetapi membangun komunikasi dan mencegah agar konflik tidak sampai terjadi,” tegas Kapolda.

6 FUNGSI BAILEO EMARINA:

1. Tempat pengaduan masyarakat yang dekat dan mudah dijangkau

2. Ruang musyawarah dan penyelesaian persoalan sosial secara damai

3. Meningkatkan kesadaran hukum dan partisipasi masyarakat

4. Memulihkan komunikasi dan hubungan persaudaraan antarnegeri

5. Mencegah persoalan sosial menjadi kekerasan / konflik terbuka

6. Model pemolisian masyarakat yang berakar pada kearifan lokal Maluku

Kapolda menegaskan, Baileo Emarina BUKAN lembaga peradilan, BUKAN tempat menjatuhkan hukuman, dan TIDAK mengambil alih kewenangan raja negeri maupun lembaga adat. Polri hadir sebagai fasilitator, penghubung, dan pendamping.

Selain itu Kapolda juga dorong untuk hidupkan kembali Pela Gandong, Kewang, Sasi, dan Makan Patita sebagai kekuatan persaudaraan Orang Basudara.

> “Jangan menghilangkan solidaritas masyarakat, tetapi arahkan solidaritas itu untuk membangun Maluku. Jangan menunggu konflik terjadi, tetapi hadir sebelum persoalan berkembang. Keamanan adalah investasi bagi masa depan masyarakat dan generasi Maluku,” tegas Kapolda.

Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K. menambahkan, pengembangan pemolisian berbasis kearifan lokal adalah komitmen Polda Maluku untuk membangun hubungan yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat.

Pewarta : Aas

Editor : Aas

Sumber : Bid Humas Polda Maluku/MMP-MLK