*Kapolsek, Iptu Risman AM, S.H., Intensifkan Patroli Siaga Reserse di Jalur Trans Sulawesi*
*Kapolsek, Iptu Risman AM, S.H., Intensifkan Patroli Siaga Reserse di Jalur Trans Sulawesi*

Pamona Timur, Poso Sulawesi-Tengah Mediamabespolri.com// Kepolisian Sektor (Polsek) Pamona Timur melaksanakan patroli siaga reserse intensif pada malam hari, Rabu (04/11/2026), menyusul adanya keluhan warga dan informasi viral di media sosial terkait gangguan keamanan di wilayah tersebut. Patroli yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Pamona Timur, IPTU Risman AM, S.H., bersama Kanit Reskrim dan tiga personel ini menyasar rute strategis mulai dari Mako Polsek, Desa Tiu, hingga Desa Taripa, khususnya area Jalan Trans Sulawesi yang menjadi titik kumpul para sopir dan penumpang dari luar daerah.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap data DORS (Daftar Operasi Reserse) yang menunjukkan beberapa perkara belum tuntas, serta menanggapi sentimen negatif di media sosial terkait isu penodongan. Selain itu, patroli juga merupakan tindak lanjut atas laporan Ibu Aulia Harun, pemilik Warung Makan Gorontalo di Desa Taripa, yang merasa resah dengan modus kejahatan baru berupa pencurian barang atau kendaraan saat pemilik lengah melayani tamu dari luar daerah. Dalam patroli tersebut, petugas melakukan dialog langsung dengan warga, termasuk Ibu Aulia, untuk memberikan edukasi tentang pentingnya segera menghubungi *Call Center* 110 jika melihat aktivitas mencurigakan. Meskipun tidak ditemukan tersangka atau kejadian kriminal saat patroli berlangsung, kehadiran polisi berhasil menenangkan warga dan meningkatkan kewaspadaan komunitas.
Menyikapi kegiatan patroli yang berbasis pada keluhan masyarakat (*community policing*) ini, Kapolsek Pamona Timur, IPTU Risman AM, S.H., memberikan pernyataan pers sebagai berikut:
“Patroli malam ini bukan sekadar rutinitas, melainkan respons konkret kami terhadap keresahan warga dan informasi yang berkembang di media sosial. Kami mendengar keluhan Ibu Aulia Harun dan warga Desa Taripa terkait modus pencurian oleh oknum pendatang. Kehadiran kami di warung-warung pinggir jalan Trans Sulawesi bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus mengedukasi masyarakat bahwa nomor 110 adalah saluran cepat untuk meminta bantuan. Jangan ragu melapor jika melihat orang asing yang bertingkah laku aneh atau mencurigakan di lingkungan Anda,” ujar IPTU Risman AM.
Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan komitmen untuk menjaga stabilitas keamanan di jalur lintas provinsi tersebut.
“Kami akan terus meningkatkan frekuensi patroli, terutama di malam hari, untuk mematahkan niat pelaku kejahatan. Situasi Kamtibmas di Pamona Timur saat ini terpantau aman dan kondusif, namun kami tidak boleh lengah. Sinergi antara polisi dan pemilik usaha seperti Ibu Aulia sangat penting. Dengan saling mengingatkan dan melaporkan, kita bisa menciptakan lingkungan yang tidak ramah bagi kriminal. Polsek Pamona Timur berkomitmen penuh untuk melindungi masyarakat dari segala bentuk gangguan keamanan,” tambahnya.
Kegiatan patroli berakhir dengan situasi yang terkendali, serta terjalinnya komunikasi yang lebih erat antara aparat kepolisian dan elemen masyarakat di wilayah hukum Polsek Pamona Timur
Editor Obeth Kapita
