Cegah Permainan Harga Jagung, Satgas Pangan Polres Jember Gelar Sosialisasi Kesiapan Panen Raya di Kecamatan Wuluhan
JEMBER, mediamabespolri.com — Dalam rangka menyambut masa panen raya jagung yang digelar serentak di seluruh Indonesia, Satgas Pangan yang berada di bawah Unit Tipidter Satreskrim Polres Jember melaksanakan kegiatan sosialisasi kesiapan panen raya jagung di wilayah Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Kegiatan berlangsung pada Selasa, 3 November 2026.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Unit Tipidter Satreskrim Polres Jember, IPTU Harry Sasono, S.Tr.K., M.Si., dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Wuluhan, perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), penyuluh pertanian, serta para petani setempat.
Tujuan Sosialisasi: Dukung Swasembada Pangan dan Lindungi Petani
Sosialisasi ini diselenggarakan dengan tujuan memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para kelompok tani dan pemangku kepentingan di sektor pertanian, sekaligus memperkuat dukungan terhadap program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif pihak kepolisian untuk meminimalkan praktik-praktik tidak sehat di tingkat pasca panen, khususnya penekanan harga oleh para tengkulak maupun pemain pasar yang kerap merugikan para petani jagung.
Dalam arahannya, IPTU Harry Sasono menyampaikan bahwa kehadiran pihak kepolisian di tengah masyarakat tani bukan hanya dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban, melainkan juga memastikan hasil jerih payah para petani mendapatkan penghargaan yang layak.
“Kami hadir di sini untuk memberikan pemahaman sekaligus penguatan kepada saudara-saudara para petani. Panen yang melimpah tidak akan bermakna jika harga yang diterima petani justru ditekan serendah-rendahnya oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Melalui sosialisasi ini, kami ingin para petani lebih memahami hak-haknya dan tidak mudah terjebak dalam permainan harga yang merugikan,” ujar IPTU Harry Sasono saat memberikan penyuluhan di lokasi kegiatan.
Pengawasan dan Komitmen Penindakan
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Satgas Pangan Polres Jember akan meningkatkan pengawasan dan patroli di daerah-daerah sentra produksi jagung, terutama pada masa panen raya berlangsung. Setiap indikasi adanya manipulasi harga, penimbunan, maupun praktik ekonomi yang merugikan masyarakat akan segera ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kepada para tengkulak maupun pihak yang kerap memainkan harga, kami tegaskan: jangan merugikan para petani. Hasil pertanian adalah sumber kehidupan mereka. Jika ditemukan adanya pelanggaran, kami tidak akan segan-segan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Pihaknya juga mengajak para petani untuk aktif berkoordinasi dan melapor kepada pihak berwenang apabila mengalami kecurigaan atau adanya praktik penekanan harga yang dilakukan secara sepihak oleh pembeli hasil panen mereka.
Dukungan Pemerintah Kecamatan dan Para Petani
Perwakilan Forkopimcam Kecamatan Wuluhan menyambut baik langkah yang diambil oleh Satgas Pangan Polres Jember. Sinergi antara pihak kepolisian, pemerintah kecamatan, dan para petani dinilai sangat penting untuk menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi hasil pertanian.
Sementara itu, para peserta sosialisasi yang sebagian besar adalah perwakilan kelompok tani, menyambut positif kegiatan ini. Mereka berharap pengawasan terhadap harga jual jagung dapat terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Wuluhan dan sekitarnya semakin terjamin.
Dengan berakhirnya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat, khususnya para petani, lebih siap dan waspada dalam menghadapi masa panen raya jagung. Pihak kepolisian pun berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat untuk menjaga ketahanan pangan serta melindungi kepentingan ekonomi rakyat, demi tercapainya swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.(rup)
