Kebakaran Lahan Seluas 4 Hektare Terjadi Di Kampung Boddonge, Balocci Baru

Pangkep. mediamabespolri.com
Personel Polsek Balocci di bawah pimpinan Ps. Ka. SPKT Polsek Balocci Aiptu Baktiar, bersama Ps. Kanit Binmas Aiptu Adianto Kurniawan, Ps. Kanit Intel Aipda Taufik, dan Bhabinkamtibmas Aiptu Abd. Azis, bergerak cepat menangani peristiwa kebakaran lahan yang terjadi di Kampung Boddonge, Kelurahan Balocci Baru, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan Kamis 17/09/2026 malam.

Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 21.00 WITA. Lahan yang terbakar diketahui milik Per Suleha, 54 tahun, ibu rumah tangga, warga Kampung Ce’lae, Kelurahan Balleangin, Kecamatan Balocci.

Berdasarkan keterangan saksi, titik api pertama kali terlihat di area lahan/kebun. Saksi kemudian menghubungi pihak kepolisian dan pemerintah setempat untuk segera melakukan penanganan.

Personel Polsek Balocci bersama Babinsa dan UPTD KPH Bulusaraung kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pemadaman secara manual sambil menunggu kedatangan mobil pemadam kebakaran.

Sekitar pukul 22.00 WITA, mobil pemadam kebakaran tiba di sekitar lokasi. Namun, kondisi medan dan jarak titik api yang cukup jauh membuat selang pemadam tidak dapat menjangkau titik kebakaran. Petugas kemudian mengambil air secara manual dari mobil pemadam dan membawanya menuju lokasi yang berjarak sekitar 200 meter.

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 4 hektare.

Upaya pemadaman terus dilakukan bersama berbagai pihak. Sekitar pukul 00.00 WITA, personel Taman Nasional Bulusaraung tiba di lokasi dan turut membantu proses pemadaman.

Berkat kerja sama dan respons cepat seluruh personel di lapangan, sekitar pukul 01.20 WITA kegiatan pemadaman dinyatakan berakhir dalam keadaan aman dan kondusif.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiel.

Petugas di lapangan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya minimnya penerangan menuju lokasi, akses jalan yang sulit, serta kondisi lahan yang jauh dari permukiman warga. Sebagian personel bahkan menggunakan penerangan dari senter telepon seluler saat menuju titik kebakaran.

Kebakaran diduga dipicu oleh percikan api akibat gesekan pohon atau ranting kering, ditambah kondisi tanaman yang mengering akibat musim kemarau serta hembusan angin yang cukup kencang sehingga api dengan cepat menyebar. Namun, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan penelusuran lebih lanjut.

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya selama musim kemarau. Kondisi lahan yang kering dan angin kencang dapat menyebabkan api dengan cepat meluas.

Polsek Balocci akan terus melakukan pemantauan terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api serta berkoordinasi dengan unsur terkait guna mencegah kebakaran meluas ke wilayah lainnya.

Tindakan kepolisian dalam penanganan kejadian tersebut meliputi mendatangi lokasi kejadian, melakukan pemadaman awal secara manual bersama Babinsa dan UPTD KPH Bulusaraung, berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan Taman Nasional Bulusaraung, membuat laporan kejadian, serta melaporkan perkembangan situasi kepada pimpinan.

(M.Ruslan)