Tragis pria ini tinggalkan surat wasiat sebelum di temukan tak berdaya
Oplus_131072

Suasana duka menyelimuti keluarga Aris Sidharta, pria kelahiran 1986, yang ditemukan tak bernyawa di ladang jagung Desa Kedung dalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, pada Minggu sore (27/4/2025) kemarin.
Identitas Aris berhasil diketahui setelah pihak berwajib melakukan pemeriksaan sidik jari. Sebelum kepergiannya, Aris sempat menuliskan sepucuk surat wasiat yang membuat haru siapa pun yang membacanya. Dalam surat tersebut, Aris berpamitan kepada anak tercintanya, menyampaikan permintaan maaf karena tak lagi bisa menemani sang buah hati tumbuh dewasa.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, Aris diketahui bekerja sebagai cleaning service di salah satu rumah sakit di Kota Probolinggo. Namun, dalam kesehariannya, Aris dikabarkan menghadapi tekanan berat akibat jeratan hutang yang diduga berasal dari kebiasaan berjudi online. Kebiasaan tersebut bahkan disebut-sebut memicu perselisihan dalam rumah tangganya.
Kapolsek Dringu, Iptu Anshori, menjelaskan bahwa dari hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diperkirakan, Aris telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan. Keluarga korban menolak dilakukan autopsi, sehingga pihak berwajib hanya bisa menduga bahwa Aris meninggal akibat overdosis obat atau menenggak racun.
“Karena keberatan dari pihak keluarga untuk autopsi, penyebab pasti kematian tidak bisa dipastikan. Namun kuat dugaan korban melakukan bunuh diri,” ungkap Iptu Anshori. Selasa, (29/4).
Kisah pilu ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang betapa beratnya beban hidup yang kadang tak tampak di permukaan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, dan semoga Aris Sidharta mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

Redaksi//
Pimpred Erwanto
Investigasi
Kabiro Pasuruan






