Korp baju Cokelat POLRES BATOLA Adu Gengsi antar-Satker saat pertandingan Vollyball di Hari Bhayangkara ke-80

Kalimantan Selatan mrdiamabespolri.com Lapangan Olahraga Mapolres Batola di ramaikan dengan adanya Vollyball antara satfung di lingkungan Polres Batola, Jika biasanya para personel Polri bersinergi di lapangan dalam menjaga keamanan, hari ini lapangan vollyball menjadi saksi rivalitas sengit yang mempertemukan dua satuan fungsi serta satuan Polsek Polsek di jajaran Polres Batola. Sebelum dimulainya pertandingan antar satuan fungsi dan Polsek Jajaran secara langsung dibuka di lakukan pukulan bola pertama oleh Kapolres Batola AKBP ANIB BASTIAN,S.I.K,M.H, juga dalam kesempatan tersebut beliau juga mengharapkan adanya sinergitas dan kekompakan sesama pemain serta selalu menjaga kesehatan dan keselamatan.
Turnamen internal dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi ajang pelepasan penat sekaligus pembuktian fisik dan kekompakan antar-Satker. Penonton yang memadati tribun tidak kalah heboh serta bersahut-sahutan dengan sorak-sorai provokatif tapi jenaka dari personel Reskrim dan Intel juga Sat Lantas yang membeeikan semangat di masing-masing masing tim.

Pertandingan di awali dengan bertemunya tim dari para pejabat utama yang dipimpin oleh Kapolres melawan tim Kapolsek jajaran Polres Batola, dan dimenangkan oleh tim PJU pimpinan Kapolres dengan skor 2 – 1. Grup grup yang bertanding terdiri dari 16 tim dengan personil gabungan dari Bag, Sat dan Sie di lingkungan Polres Batola
Saling serang dan smash dari masing masing tim gabungan Bag dan resintel serta seksi dan tim Polsek yang biasa bekerja dengan analisis dan strategi tidak tinggal diam dengan memberikan setter (pengumpan), mereka tidak meladeni adu fisik, melainkan memainkan tempo. Bola-bola tipuan (feint) dan penempatan bola di area kosong yang tak terduga membuat lawan harus jatuh bangun menyelamatkan bola.
Kejar-mengejar angka terjadi sangat dramatis: 15-15, 20-20, hingga menyentuh angka 24-24. Di momen krusial ini, jiwa korsa dan mental Bhayangkara benar-benar diuji. Ketegangan tidak hanya milik pemain, tetapi juga para Pejabat Utama (PJU) yang ikut bertanding .

Begitu peluit panjang berbunyi, ketegangan langsung mencair. Tidak ada lagi sekat antar-satuan. Pemain gabungan dan Polsek langsung berbaur di tengah net, saling berpelukan, bersalaman, dan melakukan foto bersama dengan mengangkat jari membentuk angka “80” sebagai simbol Hari Bhayangkara.
Turnamen voli internal ini sukses menyalurkan semangat kompetitif personel Polri ke arah yang positif. Di dalam lapangan mereka boleh saling “smash”, namun di luar lapangan, mereka tetaplah satu komando di bawah panji Tribrata, siap kembali melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat.
Kasi Humas Polres Batola : Iptu Budi






