*Desa Saojo Di Kepung Banjir, Kapolsek AKP Risdiyanto Turun Langsung Pantau Situasi Pada Malam Hari*

*Desa Saojo Di Kepung Banjir, Kapolsek AKP Risdiyanto Turun Langsung Pantau Situasi Pada Malam Hari*

Pamona Utara, Poso Sulawesi-Tengah Mediamabespolri.com// Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Poso, selama beberapa hari ini mengakibatkan sejumlah desa tergenang banjir di wilayah ini

Desa Saojo Kecamatan Pamona Utara salah satu desa yang butuh perhatian serius pemerintah daerah akibat tidak adanya kanal pembuangan air dari pemukiman menuju sungai Poso.

Sudah menjadi pemandangan yang menyedihkan dan penderitaan bagi warga setempat setiap musim hujan desa ini terkepung banjir, seperti yang terjadi pada hari Selasa 26 Mei 2026.

Dalam keterangan humas polsek Pamona Utara Kristian Lagurue yang di terima media ini. Kapolsek Pamona Utara AKP RISDIYANTO bersama 6 (enam) personil melaksanakan pengecekan bencana alam banjir bertempat di Desa Saojo Kecamatan Pamona Utara sekitar pukul 22.00 Wita 26 Mei 2026.

Hasil pemegecekan banjir setinggi kurang lebih 50 cm di desa ini terjadi 2 (dua) titik yaitu dusun I menggenangi 10 rumah dan titik kedua di dusun II banjir menggenangi 5 rumah warga.

Banjir yang melanda desa Saojo bukan hanya menggenangi perumahan warga tapi menutup badan sebagian jalan trans Sulawesi menimbulkan kemacetan arus lalulintas

Kapolsek Pamona Utara dan personelnya
melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalin di titik rawan terjadi banjir, tanah longsor sehingga tidak terjadi kemacetan arus lalin. Selain itu polsek Pamona Utara melakukan himbauan kepada warga masyarakat tidak panik namun tetap waspada dan mengamankan barang berharga

Sementara Bhabinkamtibmas ikut pula menghimbau warga di desa Binaan masing masing menyikapi cuaca musim hujan agar tidak panik, tetap waspada, dan agar membersihkan halaman rumah dan drainase sekitar rumah agar tidak terjadi sumbatan air yang menyebabkan naiknya debet air ke area pemukiman dan dalam rumah.

Kapolsek Pamona Utara AKP Risdiyanto dalam keterangannya mengatakan kehadiran polisi memantau banjir untuk memastikan keselamatan publik, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mengoordinasikan bantuan evakuasi dan logistik bila terjadi kondisi banjir skala tinggi secara langsung di wilayah kepolisian yang ia pimpin pungkasnya.

Redaksi Biro Investigasi Nasional
Obeth Kapita