Siswi SMK Hilang Misterius di Ciputat, 3 Bulan Tanpa Kabar, Keluarga Masih Menanti Kepastian
www.mediamabespolri.com
TANGERANG – Tangis keluarga belum juga reda setelah lebih dari tiga bulan berlalu sejak hilangnya seorang siswi SMK di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. Hingga pertengahan April 2026, keberadaan remaja tersebut masih menjadi tanda tanya besar.
Sally (18), siswi kelas 12 SMK Letris Pamulang, dilaporkan hilang sejak Jumat, 2 Januari 2026. Meski berbagai upaya pencarian telah dilakukan bersama pihak kepolisian, hasilnya hingga kini masih nihil.
“Belum,” ujar Melly, ibu korban, saat dikonfirmasi, Senin (13/4/2026). Ia menyebut belum ada perkembangan terbaru dari pihak kepolisian meskipun keluarga terus berupaya melakukan koordinasi secara intensif.
Selama lebih dari tiga bulan atau sekitar 101 hari sejak dinyatakan hilang, tidak ada kabar pasti mengenai keberadaan Sally. Baik dari lingkungan sekolah maupun pihak lain, informasi terkait keberadaan korban masih belum ditemukan.
Pihak keluarga juga memastikan bahwa sekolah tidak memiliki informasi tambahan. “Ke sekolah juga tidak ada kabarnya,” ungkapnya.
Di tengah ketidakpastian ini, kondisi keluarga disebut masih terpukul. Sang ibu bahkan dikabarkan kerap menangis memikirkan nasib anaknya yang belum diketahui keberadaannya. “Masih suka nangis,” tuturnya lirih.
Sebelum dilaporkan hilang, Sally sempat berpamitan kepada ibunya untuk pergi menonton bioskop bersama teman. Namun sejak saat itu, ia tak pernah kembali ke rumah dan ponselnya tidak dapat dihubungi.
Keluarga telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Ciputat Timur.
Berbagai upaya pencarian terus dilakukan, termasuk menindaklanjuti setiap laporan dari masyarakat yang masuk.
Laporan orang hilang tersebut telah teregister dengan nomor TBL/B/02/1/2026/SPKT/SEKCIPTIM/RESTANGSEL/POLDA METRO JAYA pada Minggu, 4 Januari 2026 sekitar pukul 23.30 WIB.
Hingga kini, keluarga besar masih berharap Sally dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Mereka juga mengajak masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun untuk segera melaporkannya kepada pihak berwajib.
Editor,”( Ahmad.S.A./Toni ).






