Silaturahmi Pasca Idul Fitri 2026, Kaperwil Media Mabes Polri Ahmad.S.A. Banten dan Sekdes Gembong Sukrudin Mempererat Silaturahmi
www.mediamabespolri.com
TANGGERANG – Semangat kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi pasca perayaan Idul Fitri 2026 menjadi momentum penting bagi sejumlah elemen masyarakat dan media. Hal ini terlihat dalam kegiatan kopi darat (kopdar) santai yang digelar antara Kaperwil Media Mabes Polri Provinsi Banten dengan Sekretaris Desa Gembong, Bapak Sukrudin, yang berlangsung di wilayah Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, pada Kamis (2/3/2026) pukul 14.30 WIB.
Kopdar tersebut berlangsung dalam suasana hangat, santai, dan penuh keakraban. Tidak sekadar menjadi ajang temu kangen pasca lebaran, kopdar ini juga dimanfaatkan sebagai wadah bertukar pikiran terkait berbagai isu sosial, pembangunan desa, hingga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai langkah strategis yang dinilai mampu membawa perubahan positif, khususnya di tingkat desa. Sekretaris Desa Gembong, Sukrudin, menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan media sebagai jembatan informasi sekaligus kontrol sosial.
“Peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi yang transparan kepada masyarakat. Selain itu, media juga dapat menjadi mitra dalam mengawal program-program pemerintah agar tepat sasaran,” ujar Sukrudin dalam perbincangan tersebut.
Sementara itu, Kaperwil Media Mabes Polri Banten menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pemberitaan yang berimbang, edukatif, dan membangun.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara media dan aparatur desa dalam menciptakan lingkungan yang kondusif serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami siap menjadi mitra yang konstruktif.
Tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memberikan ruang aspirasi bagi masyarakat agar suara mereka dapat didengar dan ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Diskusi yang berlangsung turut menyinggung berbagai persoalan yang kerap dihadapi masyarakat desa, mulai dari pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi warga. Kedua pihak sepakat bahwa perubahan yang baik harus dimulai dari komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang solid.
Kopdar ini menjadi bukti bahwa pendekatan informal seperti silaturahmi santai mampu membuka ruang dialog yang lebih cair namun tetap produktif. Harapannya, hasil dari pertemuan ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat Desa Gembong dan sekitarnya.
Dengan semangat kebersamaan pasca Idul Fitri, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan antara media dan pemerintah desa demi terciptanya masyarakat yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya.
Editor,”( indra fardiansyah investigasi nasional MMP ).






