Akses Jalan Menuju Ikon Wisata Patung Jokowi Rusak Parah. melam Ekonomi dan Pendidikan Tiga Desa di TTS Lumpuh

Akses Jalan Menuju Ikon Wisata Patung Jokowi Rusak Parah. melam Ekonomi dan Pendidikan Tiga Desa di TTS Lumpuh

Bobe mediamabespolri. Com. //

Rabu 25 maret 2026
TIMOR TENGAH SELATAN – Kondisi infrastruktur jalan yang menghubungkan Desa Sunu, Desa Fenun, dan Desa Oinlasi di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dilaporkan dalam kondisi rusak berat. Kerusakan jalan utama yang juga merupakan akses menuju ikon wisata Patung Presiden Joko Widodo di puncak Gunung Sunu ini kini mencapai titik yang mengkhawatirkan dan menghambat total mobilitas warga.

Dampak Terhadap Ekonomi dan Pelayanan Publik
Kerusakan yang terjadi bukan sekadar kendala fisik, melainkan telah menjadi penghambat utama urusan perut dan masa depan warga:

Lumpuhnya Ekonomi Lokal: Warga Desa Sunu dan sekitarnya kesulitan mendistribusikan hasil pertanian ke pasar. Biaya transportasi melonjak tajam karena kendaraan logistik enggan melintasi jalur yang menyerupai kubangan dan bebatuan lepas.

Hambatan Pendidikan: Para siswa dan guru dari Desa Fenun dan Oinlasi harus bertaruh nyawa dan tenaga ekstra untuk mencapai sekolah. Kondisi jalan yang becek saat hujan dan berdebu saat kemarau seringkali membuat aktivitas belajar-mengajar terhambat karena keterlambatan.

Akses Perkantoran & Kesehatan: Pegawai kantor desa dan kecamatan, serta warga yang membutuhkan layanan administrasi dan kesehatan, mengeluhkan waktu tempuh yang menjadi berkali-kali lipat lebih lama.

Ironi di Balik Ikon Wisata
Sangat disayangkan, jalan yang seharusnya menjadi wajah bagi pariwisata daerah—mengingat keberadaan Patung Jokowi yang telah dikenal luas—justru terabaikan. Potensi kunjungan wisatawan yang diharapkan mampu mendongkrak PAD dan ekonomi kreatif warga setempat menjadi sia-sia karena akses yang tidak layak.

Pernyataan Perwakilan Warga:
​”Kami merasa dianaktirikan. Patung Presiden ada di sini, tapi jalan kami rusak parah. Bagaimana ekonomi mau maju kalau jalan untuk jual hasil bumi saja susah dilewati? Anak-anak sekolah pun menderita setiap hari,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Tuntutan
Masyarakat Desa Sunu, Desa Fenun, dan Desa Oinlasi mendesak Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) serta Pemerintah Provinsi NTT untuk.

Segera melakukan peninjauan lapangan dan menganggarkan perbaikan jalan secara permanen (aspal/lapen).
​Memberikan solusi jangka pendek berupa perataan jalan di titik-titik terparah agar kendaraan bisa melintas sementara waktu.
​Menjadikan jalur ini sebagai prioritas pembangunan infrastruktur tahun 2026 demi mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kerakyatan.

Mediamabespolri. Com//
Media investigasi. Nasional

Marsel Taniu