Kapolres Enrekang Dampingi Siswa SDN 158 Kotu Nikmati Makanan Bergizi dalam Rangka TMMD ke-125.
Kapolres Enrekang Dampingi Siswa SDN 158 Kotu Nikmati Makanan Bergizi dalam Rangka TMMD ke-125.

Enrekang– mediamabespolri.com // Sosok humanis dan penuh kepedulian kembali ditunjukkan oleh Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. saat mendampingi para siswa SDN 158 Kotu menikmati makanan bergizi gratis, Rabu (23/07/2025). Kegiatan ini merupakan rangkaian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun 2025.
Acara ini menjadi bukti sinergi kuat antara TNI-Polri dan Forkopimda Enrekang dalam mendukung peningkatan gizi anak-anak di wilayah pedesaan, sekaligus memperkuat komitmen terhadap pendidikan dan kesehatan generasi penerus bangsa.
Dengan mengenakan seragam dinas lengkap, Kapolres Enrekang terlihat duduk di bangku kelas bersama para siswa, berbincang hangat, dan memberikan semangat kepada mereka. Momen ini mencuri perhatian karena menampilkan sisi humanis seorang pimpinan kepolisian yang tidak hanya fokus pada tugas menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap tumbuh kembang anak-anak.
“Anak-anak adalah masa depan bangsa. Tugas kita bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan mereka tumbuh sehat, cerdas, dan bahagia. Melalui kebersamaan seperti ini, kami ingin menanamkan semangat saling peduli dan gotong royong sejak dini,” ujar AKBP Hari Budiyanto.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan menu bergizi seperti nasi, lauk bernutrisi, sayuran, dan susu kotak. Tampak suasana penuh keceriaan ketika aparat TNI-Polri dan pejabat daerah ikut berbaur bersama anak-anak menikmati hidangan.
Program pemberian makanan bergizi ini menjadi salah satu agenda penting TMMD ke-125, yang tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur pedesaan, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan pendidikan masyarakat di wilayah terpencil.
Kehangatan yang ditunjukkan Kapolres Enrekang mendapat apresiasi dari para guru dan warga sekitar. Mereka menilai kehadiran aparat tidak hanya sebatas pengayom keamanan, melainkan juga bagian dari keluarga besar masyarakat pedesaan.
Redaksi – mediamabespolri.com
(Yudi)






