Lagi Lagi Diduga Proyek Asal jadi Masyarakat Tidak Menerima Dikarenakan Proyek Tersebut Membahayakan Keselamatan Pengguna Jalan Dan Warga Sekitar,
Patih Galung(Prabumulih)
mediamabespolri.com
05 Juli 2025 ,” Pembangunan Draniese Kelurahan Patih Galung Kecamatan.. Prabumulih Barat . Kontrak Proyek Senilai :134.223.000, (Seratus Tiga Puluh Empat Juta Dua Ratus Dua Puluh Tiga Ribu Rupiah.
Nama Proyek : Pembangunan Sistem Drainase Perkotaan Dan Lingkungan Di Jalan Pipa RW 01 RT 01
Pelaksana :CV ORYZA SATIVA NUSANTARA
Sumber Dana: APBD Kota Prabumulih
Waktu Pelaksana :90 Hari kerja
Proyek Dikeluarkan Oleh Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman (PERKIN)

Pembangunan merupaka program pemerintah dalam memajukan daerah yang masih belum tersentuh Pembangunan. Salah satu program dan kegiatan pemerintah tersebut berlokasi di jalan PIPA RW 01 RT 01 Kel, Patih Galung Kec. Prabumulih Barat .
Pembangunan ini bertujuan untuk Masyarakat menjadi nyaman saat Hujan turun air bisa mengalir ke tempat jalur DRANIESE , itu harapan pemerintah dan Masyarakat Sekitar,. tetapi terkadang dan diduga pemborong ataupun yang mendapatkan proyek tersebut dalam melaksanakan kerja diduga Asal jadi mau meraup untung besar.
Salah satu warga yang tidak mau disebut kan nama nya. proyek tersebut Diduga pemborong nya mau mendapatkan untung besar didalam proyek tersebut.
lihat saja pak depan rumah warga yang terkena Galian Parit hanya di kasih Kayu Pak, dan Jalan Yang dipersimpangan Tiga,itu dibiarkan saja tertutup tidak tahu kapan Pelatdeker akan di bangun.kami masyarakat bisa menerima pak .
Yang lebih parah lagi pak galian DRANIESE tersebut diduga asal Jadi pak, dikarenakan tidak ada sela dari jalan Cor beton. Seharusnya ada pak , sela dari jalan antara Draniese itu tidak ada, kami dari masyarakat tidak terima pak. karna sangat membahayakan masyarakat bisa mobil yang berpapasan langsung masuk Draniese apalagi motor pak. sedangkan itu jalan lintas ataupun Pintas masyarakat Pali pak.
Dan kami dari tim media melakukan peninjauwan ke lokasi tersebut. ternyata memang benar adanya diduga asal jadi dilihat dari kondisi pekerjaan pembangunan Draniese tersebut sangat tidak ada sela dari jalan.sedangkan sela jalan lebar kenapa harus tidak ada sela begitu, Galian Draniese tersebut sudah lumayan panjang kenapa Pengawas Dari dinas terkait diduga tidak melakukan pengawasan,
Jadi Apa Kota Prabumulih Kalau Pembangunan Asal Jadi dilakukan, Sedangkan Wali kota Prabumulih terpilih 2025-2030 Haji Arlan. Sangat Mementingkan Perubahan. Mohon Dinas PERKIN Agar segera Tindak kelapangan.
kami hanya menyampaikan keluhan dan antisipasi hal yang kedepannya akan membawa negatif kepada masyarakat khusus nya Patih Galung Prabumulih Barat.
sampai berita ini kami tayangkan
tidak ada respon.. Tutup
Redaksi//
Mediamabespolri.com
Polri Untuk Masyarakat
Tim Redaksi
Amrul Hasim






